Folarin Balogun kembali tampil untuk tim nasional Amerika Serikat setelah penggantungan akibat kartu merah dibatalkan, menjelang laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia pada hari Senin. Keputusan itu memberi suntikan tenaga pada lini serang AS yang kini mengandalkan striker 25 tahun tersebut sebagai ujung tombak.

Balogun, yang menjadi pencetak gol terbanyak AS di turnamen ini dengan tiga gol, diperkirakan akan berduet dengan kapten Christian Pulisic di babak penentu. Sementara itu, Belgia membuat keputusan mengejutkan dengan menyimpan beberapa pemain kunci mereka di bangku cadangan, termasuk Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Jérémy Doku.
Balogun kembali usai banding FIFA
Kabar kembalinya Balogun muncul setelah Jawatankuasa Rayuan FIFA menolak bantahan yang diajukan oleh Belgia terhadap keputusan permainan sebelumnya. Karena itu, penggantungan yang sempat dijatuhkan akibat kartu merah dicabut, dan Balogun memenuhi syarat untuk dimainkan pada laga 16 besar melawan Belgia.
Situasi ini menjadi titik penting jelang pertandingan, karena Balogun telah menunjukkan produktivitas gol di Piala Dunia 2026. Keputusan untuk memperbolehkan Balogun bermain tidak hanya memulihkan opsi taktis bagi pelatih AS, tetapi juga menambah tekanan bagi lini belakang Belgia yang harus mengantisipasi pergerakan pemain muda itu.
Susunan pemain dan pilihan taktis AS
Pelatih Mauricio Pochettino memilih menurunkan kesebelasan inti yang sama seperti saat mengalahkan Bosnia pada laga sebelumnya. Kepercayaan penuh diberikan kepada Matt Freese untuk menjaga gawang, sementara di lini tengah dan serang Pochettino mempertahankan komposisi yang telah bekerja dalam pertandingan terakhir.
Susunan pemain awal Amerika Serikat yang diumumkan adalah: Matt Freese sebagai penjaga gawang; lini belakang dengan Sergiño Dest, Chris Richards, Tim Ream dan Antonee Robinson; pemain tengah termasuk Tyler Adams, Weston McKennie, dan Malik Tillman; serta barisan serang yang dihuni Christian Pulisic, Alex Freeman, dan Folarin Balogun. Pilihan ini menunjukkan Pochettino mengedepankan keseimbangan antara kedisiplinan di lini tengah dan serangan berkecepatan di sayap.
Baca juga: Arema FC Women dan Tigers FA Bawa Asa Jawa Timur di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026
Belgia simpan pemain inti, pilih susunan alternatif
Di pihak Belgia, keputusan tim pelatih mengejutkan publik setelah beberapa nama besar tidak diturunkan sebagai starter. Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku, dua sosok yang selama ini menjadi andalan, berada di bangku cadangan bersama Jérémy Doku. Pilihan ini menandakan pendekatan Belgia yang mungkin ingin mengubah ritme permainan atau menyimpan tenaga pemain untuk momen tertentu.
Susunan awal Belgia yang diumumkan terdiri dari Thibaut Courtois di bawah mistar, dengan barisan bertahan yang dipimpin oleh Brandon Mechele dan Maxim De Cuyper, serta dukungan dari Timothy Castagne. Di lini tengah terdapat Youri Tielemans, Amadou Onana, dan Nicolas Raskin, sementara serangan diisi oleh Leandro Trossard, Charles De Ketelaere, Nathan Ngoy, dan Dodi Lukebakio. Formasi ini mengindikasikan struktur tim yang mengandalkan kombinasi fisik dan mobilitas pemain-pemain alternatif.
Implikasi pertandingan dan faktor penentu
Dengan Balogun kembali, AS mendapatkan opsi penyerang yang tajam di kotak penalti, sementara Pulisic diharapkan menjadi penghubung antara lini tengah dan serangan. Kemampuan Balogun mencetak gol membuat fokus pertahanan Belgia harus terpecah antara menjaga penetrasi sayap dan mengawasi pergerakan striker utama Amerika Serikat itu.
Di lain pihak, Belgia yang menurunkan susunan pemain alternatif bukan berarti kehilangan kualitas. Keputusan untuk menyimpan De Bruyne dan Lukaku bisa menjadi strategi manajer untuk menggunakan kekuatan pemain-pemain tersebut sebagai kartu penentu di babak kedua, tergantung jalannya pertandingan. Pilihan ini juga membuka peluang bagi pemain pengganti tampil sebagai elemen kejutan.
Selain itu, kepercayaan kepada Matt Freese sebagai penjaga gawang menunjukkan bahwa Pochettino tetap memberi peran penting kepada pemain yang tampil baik di fase grup. Kestabilan pemain di posisi kunci seperti kiper dan bek tengah akan menjadi faktor penting untuk menahan serangan cepat Belgia apabila mereka memilih pendekatan ofensif.
Peluang dan pengamatan menjelang pertandingan
Pertemuan antara Amerika Serikat dan Belgia pada babak 16 besar ini menjadi ujian strategi bagi kedua negara. Balogun kembali memberi harapan bagi AS untuk menyelesaikan peluang di depan gawang lawan, sementara Belgia berupaya memanfaatkan kualitas skuatnya, termasuk kemampuan adaptasi pemain pengganti yang mungkin masuk. Laga pada hari Senin diprediksi akan berlangsung ketat dengan momen kunci yang berpotensi menentukan nasib kedua tim di Piala Dunia 2026.
Baca juga berita lainnya:
