Legenda MMA Matt Brown menyatakan Michael Chandler seharusnya ‘dipecat atau pensiun’ setelah penampilan memprihatinkan dalam kekalahan terakhirnya. Pernyataan keras Brown muncul sebagai reaksi terhadap performa Chandler yang dinilai tak lagi menunjukkan kualitas layak di UFC.

Brown mengungkapkan pendapat itu saat menjadi tamu di podcast “The Fighter vs The Writer”, dan memberikan penilaian tajam terhadap karier Chandler di divisi tertinggi UFC. Menurut Brown, popularitas Chandler tidak sepadan dengan rekam jejaknya di organisasi tersebut.
Permintaan dipecat atau pensiun dari Matt Brown
Dalam bincangannya, Brown menyebutkan bahwa “karier UFC” Chandler tidak memiliki hal yang begitu menonjol dan mempertanyakan bagaimana Chandler bisa menjadi sosok besar dalam promosi tersebut. Brown menegaskan bahwa ia sebenarnya menyukai Chandler secara pribadi, namun memilih untuk menyampaikan penilaian objektif mengenai performanya di oktagon.
Brown memberi penilaian, “Jika saya adalah presiden UFC, saya akan memecatnya atau meminta dia pensiun.” Ucapannya mempertegas kekecewaan atas rentetan hasil negatif yang dialami Chandler sejak bergabung dengan UFC setelah kariernya di organisasi lain.
Kekalahan di UFC Freedom 250
Kekhawatiran Brown terkait masa depan Chandler diperkuat oleh kekalahan Chandler pada pertandingan yang digelar dalam acara UFC Freedom 250. Chandler kalah KO ronde pertama dari Maurício Ruffy (Brasil), kekalahan yang menurut Brown menunjukkan ketidakberdayaan petarung 40 tahun itu dalam meladeni tekanan lawan di oktagon.
Brown menggambarkan jalannya laga di mana Chandler tampak berputar-putar di dalam oktagon, berusaha menghindari tekanan sebelum akhirnya terjatuh akibat pukulan Ruffy. Penampilan itu menjadi bukti yang menurut Brown menguatkan argumennya bahwa Chandler tak lagi berada di level terbaiknya.
Rekam jejak Chandler di UFC dan kritik Brown
Michael Chandler, yang merupakan mantan juara di promosi lain sebelum pindah ke UFC, memiliki catatan di organisasi tersebut yang menurut Brown tidak mendukung status bintang besar. Dalam kariernya di UFC, Chandler tercatat meraih 2 kemenangan dan 6 kekalahan, angka yang menjadi dasar kritik Brown terhadap kemampuan Chandler mempertahankan prestasi di level tertinggi.
Brown menyoroti bahwa meskipun Chandler memiliki popularitas dan daya tarik sebagai nama besar, hal tersebut tidak otomatis menjamin kinerja yang konsisten di atas oktagon. Brown menilai Chandler gagal menunjukkan potensi yang sama seperti saat bersinar di organisasi sebelumnya.
Momen penting terakhir dan peluang yang terlewat
Selain kekalahan terbaru, Chandler sempat dijadwalkan menghadapi salah satu nama paling populer UFC, Conor McGregor, pada Juni 2024. Namun, duel itu akhirnya dibatalkan karena cedera pada pihak McGregor. Menurut penilaian Brown, penjadwalan tersebut menunjukkan bahwa promosi masih mengakui daya tarik Chandler, meski performanya belakangan dipertanyakan.
Chandler terakhir kali meraih kemenangan pada Mei 2022 atas Tony Ferguson, hasil yang hingga kini menjadi kemenangan terakhirnya di UFC. Sejak itu, Chandler menjalani rentetan hasil negatif yang membuat pertanyaan tentang kelanjutan kariernya semakin menguat.
Masa depan Chandler di dunia MMA
Brown menyarankan bila Chandler masih ingin terus berkompetisi, mungkin organisasi selain UFC lebih sesuai. Ia menilai organisasi lain bisa menjadi wadah bagi Chandler untuk melanjutkan karier tanpa tekanan ekspektasi tinggi di promosi terbesar MMA itu.
Pada akhirnya, pernyataan Brown membuka perdebatan yang lebih luas tentang batas umur, performa, dan keputusan promosi dalam mempertahankan atau melepas nama-nama besar yang sudah tidak lagi menunjukkan performa puncak. Bagi Chandler—yang lahir pada 1986 dan kini memasuki usia 40 tahun—keputusan soal kelanjutan kariernya tampak makin mendesak setelah serangkaian hasil yang mengecewakan.
Baca juga berita lainnya:
