Megan Olivi membuka sisi personalnya saat tampil di episode terbaru program Anything But Fighting, menjawab serangkaian pertanyaan acak yang menyentuh selera dan kegemarannya. Dalam perbincangan ringan itu, Olivi tak hanya bicara soal olahraga, tetapi juga film, musik, dan makanan favoritnya.

Pembicaraan dengan José Youngs berlangsung santai dan penuh selera pribadi; topik yang dibahas meliputi kecintaannya pada beberapa ikon budaya pop, daftar makanan yang disukai, pilihan musik, hingga preferensinya terkait pemain dari New York Yankees. Semua itu menyingkap sisi yang jarang terlihat dari sosok yang kerap tampil di layar pertandingan.
Megan Olivi dan pilihan pribadinya
Dalam sesi tanya jawab acak tersebut, Megan Olivi berbagi beragam pilihan personal yang mencerminkan ketertarikannya di luar dunia siaran olahraga. Dia membicarakan jenis film yang disukainya dan beberapa makanan yang kerap menjadi pilihannya, termasuk beberapa hidangan khas yang sering disebutkan dalam percakapan ringan. Nada obrolan menunjukkan bahwa ia nyaman berbagi preferensi pribadi tanpa mengurangi profesionalisme yang selama ini melekat pada kariernya.
Kecintaan pada ikon budaya pop
Salah satu bagian menarik dari percakapan adalah pengakuan Olivi terhadap beberapa figur dan grup musik yang digemarinya. Ia menyebutkan ketertarikan pada Victoria Beckham dan kelompok Spice Girls sebagai bagian dari referensi budaya pop yang berpengaruh baginya. Selain itu, nama-nama dalam ranah musik seperti Lil’ Wayne juga muncul dalam pembicaraan, menegaskan bahwa selera musiknya cukup luas dan melintasi berbagai genre.
Pizza, bagel, dan selera makanan lain
Megan Olivi juga mengungkap selera makanannya, termasuk kecintaannya pada pizza dan bagel, yang sering kali menjadi topik hangat dalam pembicaraan santai. Ia menjelaskan preferensi makanan tersebut dalam konteks kebiasaan sehari-hari dan kenangan tertentu yang membuat pilihan kulinernya terasa personal. Percakapan tentang makanan menambah warna pada wawancara, memperlihatkan sisi manusiawi yang dekat dengan audiens.
Musik, film, dan hiburan
Selain menyebutkan musisi favorit, Olivi berbicara soal film dan jenis hiburan yang ia nikmati. Pembahasan ini merinci bagaimana hiburan seperti film dan musik menjadi bagian dari keseharian di luar rutinitas siaran. Ia terlihat antusias ketika membahas judul-judul dan genre yang memberi pengaruh, menunjukkan bahwa meskipun berakar di industri olahraga, minatnya meluas ke ranah hiburan umum.
Ketertarikan pada tim dan pemain olahraga
Topik mengenai olahraga pun tidak luput dari tanya jawab itu; Megan Olivi membahas beberapa pemain dari New York Yankees yang ia sukai, mengungkapkan preferensi yang menunjukkan sisi penggemar olahraga di luar perannya sebagai komentator. Meskipun fokus kariernya banyak pada beladiri campuran, pembicaraan ini menegaskan bahwa minatnya terhadap olahraga bersifat luas dan personal.
Keseluruhan episode Anything But Fighting menampilkan sisi ringan dan akrab dari Megan Olivi, yang lebih sering terlihat dalam suasana formal siaran. Dengan gaya yang ramah dan jujur, ia berhasil membuat dialog yang menghibur sekaligus memberi pandangan baru mengenai kehidupannya di luar spotlight profesional.
Format acara yang memberi ruang bagi pertanyaan acak memungkinkan Olivi menunjukkan sisi yang jarang terekspos: preferensi kecil yang membentuk identitasnya sebagai pribadi. Dari pilihan musik hingga makanan favorit, percakapan ini menampilkan keseimbangan antara profesionalisme dan kebebasan untuk berbagi hal-hal pribadi.
Bagian akhir perbincangan menegaskan bahwa sosok yang dikenal luas lewat dunia siaran olahraga itu memiliki ketertarikan yang beragam dan polos — elemen yang membuatnya mudah didekati sebagai narasumber sekaligus figur publik. Episode tersebut menjadi pengingat bahwa di balik peran profesional terdapat manusia dengan selera, cerita, dan preferensi unik.
Baca juga berita lainnya:
